Wednesday, 1 November 2017

Belajar dan Bermain di Rumah dengan Kreasi Origami

Saya merasa beruntung sekali, karena Tuhan memberikan saya  jalan untuk selalu berada di rumah menjaga anak saya. Meski saya punya mimpi-mimpi  lain, tetaplah tugas utama saya sebagai seorang ibu adalah nomor 1
.
Saya bekerja dari rumah, tetapi fokus utama saya adalah pekembangan anak lanang, Kenan. Saya tidak ingin melewatkan waktu kebersamaan saya dengan Kenan tanpa membuahkan perkembangan positif untuk merangsang kecerdasan Kenan.

Tahun ajaran ini sebenarnya saya ingin memasukkan Kenan ke kelompok belajar (play group), tetapi niat itu saya urungkan. Usia Kenan baru 2,5 tahun saat itu, sayang sekali membiarkan Kenan tumbuh di bawah asuhan orang lain. Saya ibunya, saya harus bisa mendidik anak saya sendiri. Saya bisa membuat metode belajar sendiri untuk mengembangkan kecerdasan Kenan.

Saat ini diusia Kenan 3 tahun kurang 3 bulan, Kenan sudah mengenal angka 1-5 dan mengenal lagu alfabet. Saya tidak memaksa Kenan untuk bisa mengenal angka atau hafal alfabet. Angka dan huruf saya  jadikan mainannya. Kali ini saya menggunakan kertas origami sebagai media belajar dan bermain Kenan.

Saya membuat angka 1-5 dengan menggunakan kertas origami. Kemudian di bawah angka, saya menambahkan gambar objek dengan jumlah sesuai angka. Misalnya di bawah angka 1 saya membuat gambar 1 apel, di bawah angka 2 saya membuat gambar 2 pisang.

Hasilnya seperti ini:
Angka dari kertas origami kreasi saya.

Gambar angka-angka itu tertempel terus di papan. Saya menempelkan kertas origami itu di tempat terbuka di dalam rumah. Kapan pun angka-angka itu bisa dijadikan bahan untuk bertanya  pada Kenan dengan maksud melatih pengetahuan angka.

Hingga kini, setelah beberapa hari tertempel, origami angka dan gambar benda masih tertempel dengan rapi. Sesekali, pada saat sedang bermain atau berdialog dengan Kenan, saya bertanya pada Kenan tentang jumlah benda pada gambar, atau bertanya ini angka berapa. Jawabannya kadang benar, kadang salah. Saya biarkan saja, karena ini proses belajarnya.

Menggunting dan Menempel Kertas Origami
Masih dengan menggunakan kertas origami, saya mengajak Kenan untuk belajar dan bermain menempel kertas origami. Kenan menyukai kegiatan ini. Namun, kegiatan ini perlu pengawasan ekstra dari saya. Untuk kegiatan menggunting, saya yang melakukannya, karena Kenan masih belum bisa. Namanya anak-anak, pasti suka menggunting-gunting, begitu juga dengan Kenan. Untuk kegiatan ini, saya yang menggunting kertas origami menjadi bentuk bulat dan persegi. Kemudian Kenan membubuhkan lem dan menempel kertas origaminya. 

Manfaat kegiatan menempel origami warna adalah melatih motorik Kenan, belajar warna, dan mengelompokkan warna. Kenan bisa membubuhkan lem dengan benar, kemudian menempelkan kertas origami sesuai dengan kelompok warna yang sudah saya sediakan. Kali ini saya menyiapkan dua kelompok warna, ungu dan hijau.

Kenan membubuhkan lem pada kertas origami sebelum ditempel.

Kenan bisa menempel origami sesuai kelompok warna.












No comments:

Post a Comment

Buku Paskalina Askalin 2012: Seri Anak Rajin Bersih-bersih Bersama di Sekolah

Bulan Agustus 2018 ini saya ingin memperkenalkan karya-karya buku saya yang pernah diterbitkan. Judul: Seri Anak Rajin: Bersih-bersih Bers...