Friday, 17 November 2017

Sebuah Fiksi: Viral Save Tiang Listrik

Bicara tentang tiang listrik, terutama di Indonesia, memang sangat mengkhawatirkan. Tiang listrik yang usianya renta harus menopang listrik rakyat yang terus meninggi harganya. Sementara tiang listrik tak pernah diganti. Kalaupun diganti harus menunggu roboh atau ditubruk mobil menyasar seperti yang sedang viral #savetianglistrik.

Di depan rumah saya ada tiang listrik tua, sudah sepuh sekali, ditandai dengan selubung karat. Masih tampak kokoh tiang listrik itu. Namun, saya merasa kasihan padanya. Tiang listrik itu harus kuat menopang bentangan kabel tak keruan yang ke sana ke mari. Kesengsaraannya bertambah ketika banyak tempelan stiker iklan sedot wc menyelubunginya. Paling tidak, sebulan sekali petugas memanjatnya untuk menambah jaringan kabel. Sungguh kasihan.

Mungkin jika tiang listrik itu boleh berucap, dia akan meminta pensiun pada tuannya yang telah memberikan tugas berat padanya.

"Aku memang bisa hidup 1000 tahun. Aku bisa menopang kabel-kabel itu hingga 7 generasi. Tetapi aku lelah, aku ingin pensiun," seru tiang listrik.

Akhirnya saya sepakat dengan hastag #savetianglistrik

No comments:

Post a Comment

Buku Baru: Super Melejitkan Kecerdasan Anak PAUD

Judul: Super Melejitkan Kecerdasan Anak PAUD Penulis: Paskalina Askalin Penerbit: Elex Media Komputindo Terbit: Mei, 2019 Tebal: 10...