Wednesday, 27 December 2017

Tak Ada Kartu Natal: Fakta-fakta Ucapan Natal dari Tahun ke Tahun

Dulu, dulu sekali, saya akan berburu kartu Natal ketika Natal hampir tiba. Ada banyak bentuk dan ragam kartu Natal.
Saya selalu terpesona dengan bentuk uniknya kartu Natal. Keluarga-keluarga yang tinggal di kota lain akan saya kirimi kartu Natal. Sahabat lama juga saya kirimi kartu Natal.

Ada kartu Natal yang ketika dibuka membentuk pohon  Natal, ada pula kartu Natal yang berhiaskan lampu kerlap-kerlip.

Tahun ini apakah saya mendapat kartu Natal?? Tidak, pasti tidak akan dapat. Kartu Natal menjadi sesuatu yang langka saat ini.

Eh tetapi, ternyata masih ada yang memberi ucapan Natal dengan kartu Natal. Tempat kerja suami saya memberi kartu Natal untuk para patner kerja. Hanya sebuah kartu Natal kecil. Ketika melihat kartu Natal itu, spontan saya berujar, "Hah, kartu Natal. Masih ada yang memberi kartu Natal di Zaman serba digital ini."
Setelah berujar demikian, saya termenung. Pikir saya, pemberi kartu Natal itu sungguh peduli dan perhatian. Pemberi kartu Natal itu bersungguh-sungguh mengucapkan Natal.

Dari banyak jenis ucapan Natal, saya mencatat beberapa fakta ucapan Natal dari tahun ke tahun.

1. Kartu Natal sudah langka dikirim antarkeluarga atau antarsahabat.
Di era digital ini kartu Natal sudah jarang diterima dan dikirim. Yang masih mengirim kartu Natal biasanya kolega bisnis dari perusahaan satu ke perusahaan lain. Kartu Natal yang masih saya terima adalah dari sebuah penerbit tempat buku saya diterbitkan.

2. Ucapan Natal melalui SMS sudah amat jarang diterima.
Natal tahun 2017 ini saya mendapat 1 sms ucapan Natal dari Tante saya yang seorang muslim.  Dulu, dulu sekali, kira-kira 5 tahun yang lalu, masih banyak sahabat dan teman yang mengirim ucapan Natal melalui SMS.

3. Mengucapkan Natal melalui WAG
Banyak sahabat dan rekan yang mengucapkan Natal melalui grup whatsapp. Itu baik sekali, sekali mengetik pesan langsung tersebar dan "terbaca" ke seluruh anggota grup. Tetapi rasanya kok kurang berasa bagi saya. Meskipun saya kenal orang yang mengucapkan Natal lewat grup, saya lebih senang jika seseorang mengucapkan secara langsung alias japri. Kenapa kecanggihan teknologi menyebabkan jarak semakin lebar?

4. Mengucapkan Natal dengan kirim gambar atau video
Gambar dan video bertema Natal menjadi salah satu pilihan untuk mengucapkan Natal. Inilah salah satu kelebihan era digital. Namun, tidak sedikit gambar dan video yang dikirim dari beberapa teman sama isi gambar dan video-nya. Menurut saya, jadinya ucapan Natal hanya bersifat membagikan saja, tidak dibuat dengan kesungguhan hati.

5. Ucapan Natal Era Media Sosial
Ada banyak akun media sosial yang kita miliki. Ada Facebook, Twitter, Instagram, Whatsapp, Path, Line, dan sebagainya. Orang yang kita kenal di banyak media sosial itu orang-orangnya sama juga.
Media sosial juga mempermudah orang untuk mengucapkan Natal. Satu ucapan Natal bisa disebar untuk banyak teman yang merayakan Natal, bisa dengan menge-Tag nama, atau mention nama.

Di antara banyak cara mengucapkan Natal, bagi saya, mengucapkan Natal secara langsung (tanpa WAG, tanpa TAG, tanpa MENTION) adalah pilihan yang tepat. Media sosial hanyalah hiburan, jika bisa langsung mengucapkan Natal rasanya pasti lebih mengena.

Mari kita ucapkan Natal secara langsung, baik sekali jika bisa ketemu langsung.

SELAMAT NATAL 2017
DAN
SELAMAT TAHUN BARU 2018

No comments:

Post a Comment

Buku Paskalina Askalin 2012: Seri Anak Rajin Bersih-bersih Bersama di Sekolah

Judul: Seri Anak Rajin: Bersih-bersih Bersama di Sekolah Penulis: Askalin Penerbit : Nyo-nyo (imprint Penerbit Andi) Harga :  Tahun: 20...