Monday, 22 January 2018

Bukan Sekadar Pesta Ulang Tahun

Saya bertanya pada diri saya sendiri, ketika anak usia tiga tahun merayakan ulang tahunnya, apakah ini kesenangan anaknya atau keinginan ibunya.


Melihatnya senang, bahagia, saya merasa tidak ada salahnya merayakan ulang tahun Kenan yang ke-3. Pesta ini bukan hanya keinginan saya sebagai ibunya, ini keinginan Kenan juga.

Apakah nanti di usianya ke-4 akan dirayakan juga. Pasti saya jawab TIDAK. Di usia nanti, dia akan lebih paham, bukan pesta yang terpenting, tetapi berbagi dan nilai-nilai luhur lainnya yang akan dia pahami sedikit demi sedikit.

Ada dua hal unik ketika pesta ulang tahun Kenan, kemarin. Pertama, Kenan tidak mau duduk di kursi di depan yang sudah disediakan untuknya. Ini adalah pestanya, jadi Kenan menjadi raja dalam pesta ulang tahunnya. Tetapi, Kenan memilih duduk di antara teman-temannya.

Bagi saya ini adalah sebuah nilai kebersamaan tanpa batas. Semua sama, tidak ada yang lebih tinggi dan tidak ada yang direndahkan. Harapan saya, kelak Kenan akan memupuk nilai ini lebih tajam sehingga dia menjadi anak yanh sederhana, santun, dan tidak membeda-bedakan.
Kedua, ketika Kenan usai memotong kue ulang tahunnya suatu peristiwa terjadi. Semua bertanya pada Kenan mau diberikan pada siapa potongan kue pertamanya. Dengan yakin Kenan menjawab, "Untuk teman-teman."


Di kanan kirinya berbisik, "Kasih ke Bunda, kasih ke Ayah, Ken."  Kenan tak bergeming, dia berikan kue potongan pertama pada salah satu teman dan semua yang datang dapat potongan kue ulang tahunnya.

Dalam hati saya bangga, Kenan sudah belajar namanya berbagi. Kenan tidak berikan potongan kue pertama untuk orang terdekatnya. Kenan tahu, pesta ulang tahun ini untuknya, jadi saatnya bagi dia untuk berbagi dengan orang lain. Pesta ulang tahunnya bukan untuk kebahagiaannya dan keluarga, tetapi kebahagiaan bagi orang lain.

Kenanutama Sinduaji, jadilah anak yang takut akan Tuhan, sehingga selalu berjalan dan bertindak sesuai kehendakNya dan menjauhi laranganNya.
Kenanutama Sinduaji, jadilah anak yang berani melakukan hal yang benar tanpa takut oleh ancaman.
Kenanutama Sinduaji, jadilah anak yang santun dan sederhana, sehingga tidak me jadi sombong oleh harta dan dunia.
Kenanutama Sinduaji, jadilah yang terbaik..
Amin amin amin

No comments:

Post a Comment

Buku Paskalina Askalin 2012: Seri Anak Rajin Bersih-bersih Bersama di Sekolah

Bulan Agustus 2018 ini saya ingin memperkenalkan karya-karya buku saya yang pernah diterbitkan. Judul: Seri Anak Rajin: Bersih-bersih Bers...