Tuesday, 23 October 2018

Karena Menulis Saya Bisa Naik Pesawat

Hari ini saya harus bersyukur,  bersyukur, dan bersyukur. Kenapa? Karena saya bisa naik pesawat. Kalau saya hanya menjadi editor, sepertinya tak mungkin bisa naik pesawat. Karena menulislah saya bisa naik pesawat. Puji Tuhan.

Untuk kedua kalinya saya pergi ke Solo dengan naik pesawat. Bukan karena punya duit, bukan karena mau jalan-jalan, tetapi karena SAYA PENULIS. Karena menjadi penulis bisa naik pesawat, gratis pula. Mudah-mudahan lain waktu karena jadi penulis, saya bisa pergi ke luar negeri, mudah-mudahan, amin.

Meski sudah kali kedua, bagi saya naik pesawat itu masih bikin deg-degan, perut tiba-tiba mules, dan kepala pusing. Semua rasa itu bercampur jadi satu dengan rasa senang, jadi rasa tak enak memudar secara perlahan.

Hari ini ketika berangkat dari rumah, beranggapan mungkin saya pergi sendiri dari Bandara Halim menuju ke Solo, tidak ada teman penulis yang setujuan. Eh ternyata ada juga teman penulis dan ilustrator yang berangkat dari Bandara Halim dengan pesawat dan jam yang sama, Puji Tuhan. Jadinya tidak bengong sendiri seperti orang hilang, hahaha.

Tulisan ini saya tulis ketika dalam pesawat di atas ketinggian.

No comments:

Post a Comment

Buku Baru: Super Melejitkan Kecerdasan Anak PAUD

Judul: Super Melejitkan Kecerdasan Anak PAUD Penulis: Paskalina Askalin Penerbit: Elex Media Komputindo Terbit: Mei, 2019 Tebal: 10...