Thursday, 5 April 2018

Resensi Buku: Fakta tentang Membacakan Buku

Membacakan buku cerita sebelum tidur adalah kebiasaan yang sering dilakukan orangtua untuk anaknya. Kegiatan membacakan buku ini berpengaruh postif pada perkembangan kecerdasannya. Terjalin kedekatan yang baik antara anak dan orangtua, selain itu anak juga  mendapatkan banyak informasi dan imajinasinya terasah.

Jim Trelease dalam bukunya The Read–Aload Handbook menyebutkan fakta-fakta menarik tentang manfaat membaca buku bagi perkembangan kecerdasan anak. Pengalaman Jim selama lebih dari 30 tahun yang diungkapkan dalam buku ini bukan omong kosong belaka, tetapi pengalaman pribadinya dan didukung penelitian berbagai ahli.

Jim Trelease adalah seorang ayah yang mempunyai dua orang anak dan bekerja. Jim membacakan buku untuk kedua putranya setiap malam, tanpa tahu pasti apa manfaatnya. “Setiap malam saya membacakan buku untuk putra dan putri saya, tidak tahu akan bermanfaat kognitif maupun emosional dari hal itu. Saya tidak tahu kalau hal ini akan memengaruhi kosakata mereka, rentang perhatian mereka ataupun minat mereka pada buku. Saya membaca karena satu alasan: karena ayah saya membacakan saya buku dan hal itu membuat saya merasa senang, perasaan yang tidak bisa saya lupakan. Saya ingin anak-anak saya juga merasakan hal yang sama (hlm. 20)”

Apa yang dilakukan Jim Trelease dulu, masih banyak dilakukan orangtua pada masa kini. Namun, orang tua masa kini perlu bersyukur karena Jim telah membagikan pengalaman dan penelitiannya dalam buku ini. Buku ini memang tidak ditulis oleh seorang profesor tetapi bisa memberikan banyak sekali informasi untuk orangtua, calon orangtua, dan guru.

Membacakan buku untuk anak bisa dilakukan sejak anak masih di dalam kandungan. Ini bukan mitos. Jim mengutip pernyataan seorang ahli. Psikolog dari University of North Carolina, Anthony DeCasper dan koleganya mengeksplorasi berbagai efek membacakan buku kepada anak in utero (ketika masih di dalam kandungan), mengira kalau jabang bayi mungkin mampu mengenali sesuatu  yang telah mereka dengar ketika masih berada di dalam kandungan (hlm. 68). Hasil penelitian Anthony terbukti, setelah ia meminta 33 wanita hamil membacakan satu paragraf tertentu dari satu cerita anak-anak, anak in utero mampu mengenali bacaan yang diucapkan oleh ibunya.

Fakta lain yang ditunjukkan Jim dalam buku ini adalah bahwa membacakan buku pada anak berkebutuhan khusus memberikan dampak yang positif. Jim memberikan contoh kasus anak berkebutuhan khusus bernama Cushla. Sejak usia 4 bulan orangtuanya membacakan buku cerita untuk Cushla. Sampai dia berusia 3 tahun, para dokter mendiagnosis Cushla sebagai anak yang “terbelakang secara mental dan fisik” dan merekomendasikan dia mendapatkan perlakuan khusus. Orangtuanya, setelah melihat tanggapannya terhadap buku, menolak; sebagai gantinya, mereka membacakan empat belas buku sehari. Di usia 5 tahun, Cushla, menurut para psikolog, sudah memiliki intelektual yang jauh di atas rata-rata dan mampu bersosialisasi dengan baik (hlm 70).

Masih banyak fakta lain yang diungkapkan Jim Trelease tentang keajaiban membacakan buku untuk anak. Selain dilakukan oleh orangtua, membacakan buku juga bisa dilakukan oleh seorang guru untuk murid-murid di kelasnya. Jim Trelease menggarisbawahi bahwa buku  ini bukan tentang membesarkan anak yang cepat dewasa. Buku ini tentang membesarkan anak-anak dengan rasa cinta kepada bacaan, tentang anak-anak yang mau terus membaca jauh setelah mereka lulus sekolah.

Buku ini mampu mengubah konsep pendidikan di Amerika dan Eropa. Bagaimana dengan Indonesia? Mari kita ciptakan agen-agen pembaca buku terbaik yang bisa menguasai dunia karena kecerdasan otak yang cemerlang.



IDENTITAS BUKU
Judul : The Read–Aload Handbook, Membacakan Buku dengan Nyaring, Melejitkan Kecerdasan Anak | Penulis Jim Trelease | Penerbit Noura Books | Cetakan  : Juli 2017 | Tebal 359 halaman | ISBN  978-902-385-276-5

No comments:

Post a Comment

Buku Baru: Super Melejitkan Kecerdasan Anak PAUD

Judul: Super Melejitkan Kecerdasan Anak PAUD Penulis: Paskalina Askalin Penerbit: Elex Media Komputindo Terbit: Mei, 2019 Tebal: 10...